Managing Basic Education MBE Project Online Supported by USAID
 


ENGLISH LANGUAGE

Ayo, mari kita mendukung Proyek Managing Basic Education

Kurikulum serta didukung oleh fasilitator dari kabupaten Probolinggo, Blitar, Banyuwangi, dan Sidoarjo. Seluruh peserta pelatihan tampak antusias dan aktif mengikuti kegiatan yang dijadwalkan. Dengan prinsip pelatihan "belajar dengan berbuat" peserta menerima informasi singkat dan umum dari fasiltator, kemudian peserta berdiskusi dan curah pendapat tentang berbagai hal berkenaan dengan pengelolaan sekolah, upaya mendorong peran serta masyarakat serta upaya menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.

Pelaksanaan Pelatihan MBS
Pelaksanaan Pelatihan PAKEM 1

Paling atas: Pelaksanaan Pelatihan MBS, PSM, dan PAKEM (Saat Kunjungan ke Sekolah Binaan)
Atas: Pelaksanaan Pelatihan PAKEM 1 (Saat Praktek Mengajar di Sekolah Binaan, SDN 1 Curah Jeru Kecamatan Panji)

Untuk mengetahui lebih jauh tentang MBS dan PSM kepala sekolah dan komite melakukan kunjungan ke SD/MI dan SMP/MTs di daerah binaan MBE, sedangkan para guru dan pengawas melakukan praktek mengajar dengan sistem PAKEM di sekolah binaan.

Akhir kegiatan pelatihan: kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan pengawas membuat "kontrak diri" tentang tindak lanjut hasil pelatihan sekaligus sebagai langkah awal upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah sesuai dengan tugas, peran, dan tanggungjawab masing-masing peserta.

Pak Daud dan timnya
Praktek mengajar PAKEM
Praktek mengajar PAKEM
Hasil karya siswa kelas 3

1. Pak Daud dan timnya dari SMPN 2 Prambon sedang asyik praktek PAKEM
2. Praktek mengajar PAKEM di SDI Aisiyah Nganjuk, Guru mendongeng kepada murid
3. Praktek mengajar PAKEM di SMPN 4 Nganjuk, mata pelajaran IPA, mengukur
4. Hasil karya siswa kelas 3 SD dalam praktek PAKEM, ternyata mereka bisa dan hasilnya cukup baik

Pelatihan PAKEM 3 di Kota Batu

Pelatihan PAKEM 3 telah dilaksanakan di Kota Batu. Pelatihan diikuti oleh 219 peserta yang terdiri dari 121 guru SD-MI, 50 guru SMP-MTs, 15 Kepala Sekolah SD, 5 Kepala Sekolah SMP-MTs, 22 pengawas, dan 6 pegawai dinas. Suasana pelatihan ini nampak pada Gambar 1. Perhatian pemerintah kota Batu terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerahnya sangat tinggi.

Hal ini terlihat pada antusiasme Ketua Komisi D DPRD beserta jajarannya dan Kepala DIKNAS beserta jajarannya ketika meninjau secara langsung pelatihan PAKEM 3 (Gambar 1). Pelatihan PAKEM 3 bagi sekolah-sekolah non binaan juga telah dilaksanakan. Pelatihan diikuti oleh 370 guru SD-MI dan 70 Kepala Sekolah yang berasal dari seluruh sekolah non binaan yang tersebar di 3 kecamatan. Pelatihan ini telah memberikan hasil yang nyata.

Ini terlihat dari metode pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah-sekolah binaan. Di SDN Tulungrejo 04 Kec. Bumiaji, PAKEM telah diterapkan dalam pembelajaran IPA di kelas 4 (Gambar 3 dan 4). Sementara di SDN Punten 01 salah satunya telah menerapkan PAKEM untuk pembelajaran Matematika di kelas 2. PAKEM juga dapat diterapkan pada mata pelajaran agama Islam untuk hafalan surat-surat pendek seperti yang dilakukan guru di SDN 01 Beji.

Setiap ayat dituliskan pada kelopak bunga yang terbuat dari kertas. Kemudian siswa diminta untuk merangkai setiap kelopak bunga tersebut menjadi bunga yang utuh dengan urutan yang benar.

Ketua Komisi D DPRD dan Kepala Dinas
PAKEM telah diterapkan
PAKEM telah diterapkan
Siswa sedang membuat soal

Gb. 1: Ketua Komisi D DPRD dan Kepala Dinas didampingi Kabid Pendidikan dan Pengajaran Kota Batu ketika meninjau pelatihan PAKEM 3;
Gb. 2 & 3: Di SDN Tulungrejo 04 Kec. Bumiaji, PAKEM telah diterapkan dalam pembelajaran IPA di kelas 4;
Gb. 4: PAKEM juga dapat diterapkan pada mata pelajaran agama Islam untuk hafalan surat-surat pendek seperti yang dilakukan guru di SDN 01 Beji;
Gb. 5: Siswa sedang membuat soal penjumlahan dan pengurangan berdasarkan angka-angka yang disediakan guru pada potongan-potongan kertas.

RTI INTERNATIONAL Managing Basic Education (MBE) USAID